Harus mendaftar di negara mana lebih dulu?
Pasangan yang berencana menikah antara Jepang dan Korea sering bingung apakah sebaiknya mendaftar di Korea atau di negara asal lebih dulu. Jawabannya bergantung pada persyaratan yang ditetapkan tiap negara untuk pasangan asing, jadi sebaiknya konfirmasi keduanya sebelum mengajukan apa pun. Per Oktober 2026, Kementerian Kehakiman Jepang menjadi sumber resmi utama untuk prosedur pencatatan pernikahan (koseki) di Jepang, sesuai situsnya di www.moj.go.jp.
Di mana informasi resmi pencatatan pernikahan bisa ditemukan?
Kementerian Kehakiman Jepang mencantumkan 結婚・離婚・出産(戸籍), yang mencakup pencatatan pernikahan, perceraian, dan kelahiran, di bawah bagian keluarga dan properti. Bagian permohonan dan konsultasinya memuat panduan prosedur administrasi serta meja konsultasi yang bisa dihubungi untuk pertanyaan. Untuk aturan di sisi Korea, periksa langsung portal resmi pemerintah Korea.
Dokumen dan terjemahan apa saja yang dibutuhkan?
Materi sumber yang dipakai untuk panduan ini tidak mencakup daftar dokumen wajib, aturan terjemahan, atau prosedur apostille untuk pencatatan pernikahan di Korea. Persyaratan dokumen dan terjemahan tersumpah bisa berubah, jadi konfirmasikan dengan kantor terkait di masing-masing negara sebelum memulai. Kementerian Kehakiman Jepang juga menyediakan basis data terjemahan hukum dalam bahasa asing, yang dapat membantu Anda memahami istilah hukum terkait.
Untuk penggemar internasional
Jika Anda berencana menikah lintas negara, mulailah dengan menghubungi kantor pencatatan di negara tempat Anda akan mendaftar. Tanyakan apakah dokumen harus diterjemahkan, disahkan, atau diapostille sebelum diterima, dan usahakan mendapat jawaban tertulis. Persyaratan berbeda tiap kasus, sehingga konfirmasi resmi adalah cara paling andal.




Komentar