Apa itu Gemini 4 Argon?

Google merilis Gemini 4 Argon, model AI terdepan terbarunya. Melalui Koray Kavukcuoglu, SVP Google DeepMind sekaligus Chief AI Architect, perusahaan menyebut model ini ditujukan untuk developer, perusahaan, ilmuwan, dan konsumen. Model ini diposisikan untuk pekerjaan kompleks di dunia nyata.

Di mana bisa dipakai?

| Titik akses | Siapa yang bisa memakai | |---|---| | API di AI Studio dan platform Gemini | Developer dan perusahaan | | Google Antigravity | Pelanggan Google AI Ultra | | Aplikasi Gemini dan AI Mode di Search | Pelanggan Google AI Ultra dan Pro |

Tugas apa saja yang disebut Google bisa ditangani?

Google menyebut Argon unggul dalam pekerjaan mendalam di bidang coding, keuangan, hukum, keamanan siber, dan sains. Dalam contoh yang mereka sajikan, tim yang memakai Argon di Antigravity meningkatkan pengiriman kode agentik lebih dari 35% dan mengurangi rollback kode hampir sepertiga.

Bagaimana tim Chrome memakainya?

Google menyebut tim Chrome memakai Argon untuk memisahkan penanganan halaman web inti dari folder lama sekitar 6 juta baris di dalam basis kode Chromium yang berisi 40 juta baris. Google juga menyebut Argon bekerja secara otonom semalaman dan menemukan optimasi, yang kini aktif di google/adk-python, yang memangkas waktu persiapan sesi di memori sebesar 40% pada sesi panjang dan mempercepat cold import sebesar 21%.

Untuk penggemar internasional

Pengumuman ini dibuat oleh Google, bukan pihak independen, sehingga angka performanya berasal dari perusahaan. Akses bergantung pada produk dan tingkat langganan yang tercantum di atas.