Apa inti kasusnya?
Wali Kota Seoul Oh Se-hoon sedang diadili atas tuduhan menerima hasil jajak pendapat dari makelar politik Myung Tae-kyun menjelang pemilihan sela Wali Kota Seoul pada 7 April 2021, serta dugaan bahwa seorang pengusaha pendukung lamanya membayar biayanya. Menurut Yonhap News, pengadilan tingkat pertama menyatakan Oh memesan lima jajak pendapat dan biaya sebesar 21 juta won dibayarkan atas namanya. Ia dijatuhi denda 10 juta won dan sanksi tambahan 21 juta won.
Kapan vonis banding dijatuhkan?
Pengadilan Tinggi Seoul Divisi Pidana 7 akan membacakan vonis banding pada pukul 14.00 hari Jumat, 23 Oktober. Yonhap melaporkan jadwal tersebut pada 18 Oktober.
Mengapa ini bisa memengaruhi kariernya?
Berdasarkan Pasal 57 UU Dana Politik, denda minimal 1 juta won karena menerima dana politik secara ilegal membuat orang tersebut dilarang menduduki jabatan publik selama lima tahun setelah putusan berkekuatan hukum tetap. Jika putusan tingkat pertama dipertahankan, Oh akan kehilangan jabatannya dan tidak dapat maju dalam pemilihan presiden berikutnya. Tim jaksa khusus meminta hukuman penjara 1 tahun 6 bulan dan sanksi tambahan 33 juta won dalam sidang banding.
Apa lagi yang ada di jadwal pengadilan?
Beberapa kasus terkait juga berjalan pada pekan yang sama. Pada 21 Oktober, Pengadilan Tinggi Seoul Divisi Pidana 1 akan membacakan vonis banding dalam kasus terkait pemberontakan yang melibatkan mantan Menteri Kehakiman Park Sung-jae, yang dijatuhi hukuman 25 tahun pada tingkat pertama. Sidang banding dalam kasus pemulangan paksa nelayan Korea Utara juga dijadwalkan.
Untuk penggemar internasional
Oh Se-hoon pernah menjabat sebagai Wali Kota Seoul dan merupakan tokoh yang banyak diberitakan dalam politik Korea. Karena putusan ini dapat menentukan apakah ia boleh mencalonkan diri sebagai presiden, media dalam negeri mengikutinya dengan saksama. Tuduhan tersebut belum terbukti pada tahap banding, dan keputusan pengadilanlah yang akan menentukan hasilnya.

Komentar